TQM DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN

TQM DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN

A.    ISTILAH DALAM KONSEP TQM (BIDANG PENDIDIKAN)

1.      Perusahaan

Yang dimaksud perusahaan ini adalah sekolah atau perguruan tinggi. Jadi sekolah dapat dianalogikan dengan perusahaan. Sekolah memiliki sistem, aturan, administrasi, sumber daya, pengolahan data, dll yang hampir sama dengan yang ada di perusahaan.

Sekolah juga memiliki sumber daya yaitu guru dan siswa. Kemudian produk yag dihasilkan berupa manusia yang berkarakter kuat dan cerdas.

Sebuah perusahaan pasti memiliki beberapa upaya dalam hal peningkatan mutu. Sekolah juga demikian, memiliki usaha dalam peningkatan mutu serta bersaing dalam dunia pendidikan.

2.      Pelanggan dalam

Yang dimaksud pelanggan dalam, di dalam dunia pendidikan dapat kita analogikan sebagai konsumen, yaitu yang menikmati hasil pendidikan tersebut secara langsung dalam sistem pendidikan. Jadi, pelanggan dalam di sini adalah siswa itu sendiri. Setiap hari siswa merasakan bagaimanakah sistem pendidikan, cara mengajar dan segala yang berkaitan dengan pembelajaran dalam kelas. Siswa adalah pelanggan yang selalu menikmati hasil dari pendidikan. Mereka bisa saja memilih sekolah mana yang akan mereka ambil. Contohnya saja, ketika siswa akan mencari sekolah, maka mereka akan melakukan pertimbangan berdasarkan mutu dan juga harga. Tentu saja, seorang pelanggan akan memilih sekolah dengan mutu yang bagus namun bayarannya relatif mudah dijangkau.

3.      Pelanggan luar

Yang dimaksud pelanggan luar di dalam dunia pendidikan ialah para pengenyam pendidikan yang berasal dari luar sekolah. Misalnya saja orang tua murid. Orang tua murid adalah termasuk juga yang menikmati hasil pendidikan. Di mana orang tua menitipkan anak-anaknya untuk menngenyam pendidikan di sekolah untuk nantinya memperoleh pengetahuan dan juga moral. Orang tua akan merasa puas jika anak-anakunya nantinya menjadi orang yang cerdas dan bermoral baik. Selain orang tua, pelanggan luar juga bisa kita misalkan para penyedia lapangan pekerjaan entah pemerintah, maupun swasta, kelompok maupun perorangan. Mereka ini membutuhkan tenaga kerja yang handal yang tentunya harus berkualitas. Oleh karena itu, terkadang sebuah perusahaan juga mempertimbangkan asal sekolah maupun perguruan tinggi di mana calon tenaga kerja menuntut ilmu. Sehingga sekolah yang berkualitas tentunya akan menghasilkan tenaga kerja yang berkualitas.

4.      Quality control/process control

Di dalam sebuah sistem pendidikan tidak bisa seenaknya sendiri. Tetapi juga memiliki aturan dan juga tata tertib seperti halnya perusahaan, juga termasuk kode etik. Di sini yang terkena kontrol adalah seluruh pihak sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, karyawan, siswa bahkan juga orang tua murid. Tujuan dari kontrol ini adalah untuk membantu dan mengatur warga sekolahnya dalam mencapai tujuan pendidikan, visi, misi dan cita-cita agar kualitas dapat meningkat.

5.      Memaksimalkan produk

Yang dimaksud memaksimalkan produk ini ada dua pengertian. Bisa dalam hal kuantitas maupun kualitas. Dalam hal kuantitas, berarti sekolah menarik murid untuk masuk ke sekolah tersebut sebanyak-banyaknya. Banyak di sini dalam arti memiliki batas. Namun, dalam menarik siswa ini tidak bisa sembarangan. Harus diadakan penyeleksian agar tersaring dengan benar. Dalam kualitas adalah menhhasilkan lulusan yang cerdas dan bermoral baik. Jadi di sini, antara kuantitas dan kualitas haruslah seimbang. Sekolah akan berusaha untuk menghasilkan lulusan yang banyak juga berkualitas, cerdas dan bermoral baik.

6.      Keuntungan

Keuntungan adalah laba. Keuntungan merupakan suatu imbalan bagi setiap penghasilan produk.  Di sini, dalam dunia pendidikan yang dimaksud dengan keuntungan adalah nilai yang diperoleh dari masyarakat akibat dari kita mendidik para siswa. Bisa saja wujud keuntungan ini adalah pujian, mendapat akreditasi, serta mungkin berupa hadiah dari pemerintah maupun instansi lain. Namun, yang terpenting dalam pendidikan jangan semata-mata  hanya mencari keuntungan. Namun yang terpenting adalah mempertahankan mutu dan kualitas/

7.      Kerjasama pendidikan dan bisnis

Antara pendidikan dan bisinis tentunya dapat berkaitan. Pendidikan merupakan suatu wadah untuk mendidik para anak-anak (siswa) agar menjadi manusia yang bermanfaat. Di sini, bisnis juga membutuhkan adanya pendidikan. Di mana bisnis tidak akan berjalan lancar tanpa adanya suatu pendidikan. Beberapa teori digunakan dalam dunia bisnis. Contohnya saja dalam hal peningkatan mutu, hanya saja kalau dalam pendidikan untuk meningkatkan kualitas hasil anak didik, sedangkan dalam bisnis adalah untuk meningkatkan kualitas produk barang maupun jasa yang dihasilkan oleh pebisnis tersebut.

8.      High quality

Salah satu tujuan dari pendidikan, yang selama ini selalu menjadi prioritas dalam pengembangan suatu sistem pendidikan adalah untuk mencapai high quality. High quality adalah kualitas yang bagus, kualitas di sini bisa dari siswa, guru maupun sistem pendidikan dan pembelajaran dalam sekolah tersebut. Dalam hal ini, sekolah pasti akan berusaha untuk mencapai suatu kualitas yang terbaik yang kalau bisa tidak dapat dilampaui atau paling tidak dapat bersaing dalam dunia luar. Setelah mencapai kualitas yang baik maka sekolah akan dipercaya oleh para masyarakat dan untuk menjada kepercayaan ini maka sekolah harus menjaga kualitas tersebut.

9.      Public relation

Publik relation adalah hubungan masyarakat (humas). Sekolah secara langsung juga berhubungan dengan masyarakat karena sekolah bertanggung jawab untuk menghasilkan manusia yang nantinya berguna dan dapat bermanfaat di dalam masyarakat. Jadi, tentu saja sekolah membutuhkan bantuan masyarakat sekitar untuk dapat meningkatkan mutu dan juga diakui kualitasnya. Sekolah harus mau menerima segala kritik dan saran dari masyarakat.

10.  “yakinlah bahwa mutu selalu didefinisikan dan disesuaikan dengan persepsi pelanggan”

Mutu bagi setiap orang memiliki definisi-definisi yang berbeda. Mutu memiliki definisi yang bersifat subjektif, jadi setiap orang memiliki pandangan bahwa bagaimana mutu yang bagus itu berbeda-beda. Secara umum, mutu adalah sesuatu yang dianggap berharga, unggul dan mutu dianggap bagus bila tak dapat diungguli oleh pihak lain.

Pelanggan dalam hal ini adalah siswa, orang tua dan masyarakat memiliki tingkat kepuasan sendiri dalam menghadapi sesuatu hal termasuk dalam menghadapi suatu pembelajaran dan hasil suatu pendidikan. Konsep mutu sangatlah sulit untuk didefinisikan, sehingga yang terpenting adalah meningkatkan mutu sesuai dengan tujuan dan cita-cita serta visi dan misi. Sehingga kita harus yakin bahwa dalam meningkatkan mutu kita harus menyesuaikan dengan kebutuhan dari para siswa, orang tua dan masyarakat.

B.     INDIKATOR LEMBAGA PENDIDIKAN BERMUTU

1.      Fokus penyelenggaraan pendidikan

Setiap sekolah harus fokus dalam penyelenggaraan pendidikannya. Fokus adalah mengacu pada satu tujuan. Jadi untuk meningkatkan kualitas sekolah harus mengacu pada satu hal atau fokus pada satu hal terlebih dahulu. Karena bila tidak fokus, maka tujuan dan arah mereka akan terpecah dan bercabang sehingga nantinya bukannya tercapai tujuan malah semuanya terbengkalai. Jadi lebih baik fokus dahulu dalam satu hal untuk kemudia memikirkan rencana lain dalam upaya peningkatan mutu.

2.      Ketika menghadapi masalah/tantangan

Saat menghadapi masalah dan tantangan, maka yang dilakukan sekolah adalah menghadapinya dengan tenang dan berpikir positif. Bagaimana cara menyelesaikan masalah tersebut. Tantangan pasti selalu hadir dalam segala hal begitupun dalam pendidikan. Yang harus dilakukan sekolah adalah menghadapi segala tantang dengan positif, terus berupaya meningkatkan kualitas dan tetap semangat untuk bersaing dalam dunia global apapun yang terjadi.

3.      Sumber daya

Salah satu bidang penting dalam Administrasi/Manajemen Pendidikan adalah berkaitan dengan Personil/Sumberdaya manusia yang terlibat dalam proses pendidikan, baik itu Pendidik seperti guru maupun tenaga Kependidikan seperti tenaga Administratif. Intensitas dunia pendidikan berhubungan dengan manusia dapat dipandang sebagai suatu perbedaan penting antara lembaga pendidikan/organisasi sekolah dengan organisasi lainnya. ini menunjukan bahwa masalah sumberdaya manusia menjadi hal yang sangat dominan dalam proses pendidikan/pembelajaran, hal ini juga berarti bahwa mengelola sumberdaya manusia merupakan bidang yang sangat penting dalam melaksanakan proses pendidikan/pembelajaran di sekolah.

4.      Upaya peningkatan mutu

Berbicara mengenai mutu, maka mutu pendidikan akan dipersalahkan bila tidak sesuai dengan yang diharapkan. Mutu pendidikan merupakan hal tentang dua sisi yang sangat penting yaitu proses dan hasil. Mutu dalam proses pendidikan melibatkan berbagai input seperti; bahan ajar (kognitif, afektif, atau psikomotorik), metodologi (bervariasi sesuai kemampuan guru), sarana dan prasarana lembaga pendidikan, dukungan administrasi, berbagai sumber daya dan upaya penciptaan suasana yang fair dan nyaman untuk belajar. Mutu dalam konteks “hasil pendidikan” mengacu pada prestasi yang dicapai oleh lembaga pendidikan pada setiap kurun waktu tertentu.

5.      Komplain dari masyarakat/ortu

Pendidikan memerlukan suatu monitoring yang berasal dari luar, tidak hanya berasal dari dalam saja. Sehingga perlu adanya beberapa pendapat, kritik dan saran dari orang tua murid dan masyarakat. Sekolah tak akan berhasil tanpa adanya dukungan dari masyarakat karena ssekolah merupakan bagian dari masyarakat. Untuk mendapat pengakuan suatu mutu, maka sekolah perlu mendapat pengakuan dari orang tua dan masyarakat. Jadi sekolah harus mau menerima kritik dan saran dari orang tua dan masyarakat yang membangun dalam upaya peningkatan mutu.

6.      Prinsip/tindakan yang berdasar pada budaya mutu

Sekolah yang memiliki mutu yang bagus akan memiliki prinsip dan juga tindakan yang kuhusus. Prinsip merupakan suatu pandangan dan acuan dalam melakukan segala hal dan juga dalam upaya untuk peningkatan mutu suatu pendidikan. Dengan adanya prinsip dan tndakan, maka sekolah akan lebih fokus dalam peningkatan mutu karena di dalam sana mengandung berbagai tujuan, visi dan misi yang menjadi dasar terhadapa sistem pembelajaran mereka.

7.      Pandangan terhadap guru dan karyawan/staff

Setiap siswa dan pelanggan dalam pendidikan selalu memiliki pandangan yang berbeda terhadap guru dan karyawan. Ada yang menghargai, menghormati namun ada juga yang acuh sama sekali. Sebagai indikator mutu suatu pendidikan adalah adanya sikap menghargai dan menghormati terhadap guru dan karyawan. Hal ini akan tercapai bila karakter dari guru dan karyawan tersebut juga dianggap patut untuk dihormati dan dihargai. Oleh karena itu , guru dan karyawan juga harus memiliki karakter yang baik pula. Tidak hanya dalam masalah kecerdasan, namun juga dalam hal sikap dan moral

8.      Kepuasan masyarakat/ortu

Puas secara umum diartikan bahwa pengenyam pendidikan dalam hal ini masyarakat dan orang tua senang dengan hasil dari pembelajaran yang dilakukan oleh sekolah. Bermutu bagi setiap individu berbeda-beda. Sekolah akan dianggap bermutu apabila sebagian besar para orang tua dan masyarakat puas akan kinerja yang dilakukan oleh sekolah. Jadi pihak sekolah harus bisa menjaga keprcayaan dari masyarakat dengan menjaga kualitas dan mutu pendidikan.

9.      Aturan dan tanggung jawab

Segala sesuatu tidak bisa tanpa aturan. Begitupun dengan sistem di sebuah sekolah. Sekolah yang bermutu pasti memiliki aturan serta tanggung jawab. Fungsinya adalah untuk kontrol dan pendidikan. Tanpa adanya aturan, maka akan terjadi kerusakan dan kekurangrapian dalam sistem pendidikan. Sehingga tentunya akan menurunkan kualitas dari pendidikan ini.

10.  Rencana kegiatan

rencana kegiatan merupakan suatu program yaitu hal-hal apa saja yang direncanakan oleh sekolah untuk melakukan upaya untuk meningkatkan kinerja dalam pendidikan tersebut. Termasuk juga untuk meningkatkan serta mempertahankan kualitas yang dimiliki oleh sekolah tersebut. Apabila suatu rencana kegiatan yang dibuat oleh sekolah gagal dalam arti tak mampu untuk meningkatkan kualitas pendidikan, maka hal yang dilakukan ada;ah mengubah rencana kegiatan tersebut menjadi suatu program yang nantinya dapat mendukung dalam upaya peningkatan mutu pendidikan.

About chemanee90edu

I'm a girl that love education and chemistry....... so,,, chemedu HWAITTING!!!
This entry was posted in PENDIDIKAN. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s